
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Peran vital UMKM sudah terbukti, terutama ketika Indonesia menghadapi krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk menciptakan ekosistem kondusif yang mampu memberdayakan UMKM secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Sejumlah gagasan mengemuka dalam rapat kerja Komisi II DPRD Kota Mataram dengan Dinas Perinkop UKM Kota Mataram di DPRD Kota Mataram pada Selasa, 26 Agustus 2025. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pentingnya tiga fondasi utama untuk memperkuat UMKM, yakni penciptaan atmosfer ekonomi yang kondusif, pendampingan berkelanjutan, serta kemudahan akses permodalan.
“Atmosfer ekonomi yang kondusif tidak hanya menyangkut kebijakan, tetapi juga soal keamanan dan kepastian berusaha. Hal ini menjadi dasar agar UMKM dapat tumbuh dengan baik,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan Aprianto, S.T.
Selain itu, model pembinaan UMKM juga perlu diarahkan pada sistem pendampingan yang mirip dengan keberadaan penyuluh di sektor pertanian. Konsep “penyuluh UMKM” dinilai penting untuk memastikan para pelaku usaha mendapat bimbingan dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
Sumber dan berita selengkapnya:
https://suarantb.com/2025/08/27/umkm-jadi-benteng-ekonomi/
Salam,
Divisi Informasi